PETALING JAYA — Perikatan Nasional (PN) dinilai menghadapi ancaman kehilangan arah jika tidak segera menampilkan figur yang mampu menyatukan semua pihak di dalam gabungan tersebut.
Ahli Dewan Undangan Negeri (ADUN) Taman Medan, Dr. Afif Bahardin, menyampaikan keprihatinannya melalui sebuah hantaran di laman Facebook. Dalam tulisan itu, ia menegaskan “sudah tiba masanya Tan Sri Muhyiddin Yassin dikembalikan sebagai Pengerusi” untuk mengembalikan kestabilan dan kepimpinan dalam PN.
Peringatan Afif di laman Facebook
Dr. Afif menggunakan platform Facebook untuk mengingatkan anggota dan pengamat politik tentang kebutuhan kepemimpinan yang kuat setelah perubahan besar terjadi dalam lanskap politik gabungan PN. Seruannya menekankan perlunya figur yang dapat merangkul berbagai kepentingan dalam parti-parti komponen.
Risiko kehilangan arah bagi PN
Menurut pernyataan Afif, tanpa kehadiran pemimpin yang mampu menyatukan, PN berpotensi mengalami disorientasi strategi dan arah politik. Kekhawatiran itu muncul menyusul dinamika politik yang baru-baru ini mengguncang gabungan tersebut.
Dorongan untuk mengembalikan Muhyiddin
Afif menilai Tan Sri Muhyiddin Yassin adalah sosok yang layak dan berpengalaman untuk memimpin kembali gabungan. Seruan agar Muhyiddin dikembalikan sebagai pengerusi ditujukan untuk memperkuat struktur kepemimpinan dan mendorong konsolidasi di antara anggota PN.
Perubahan lanskap politik yang dimaksud
Dalam konteks pernyataannya, Afif merujuk pada perubahan besar dalam lanskap politik gabungan yang menurutnya menuntut respons kepemimpinan yang tegas. Ia menekankan pentingnya kesepakatan dan arahan bersama agar PN tidak kehilangan fokus.
Permintaan Dr. Afif mendapat perhatian sebagai bagian dari perdebatan berlanjut mengenai masa depan kepemimpinan dalam Perikatan Nasional, sementara pemerhati politik terus memantau langkah gabungan tersebut menuju konsolidasi dan stabilitas.
Sumber: Kosmo Digital
