Wakil Bupati Sidoarjo Hj. Mimik Idayana mengunjungi pelaku UMKM herbal teh daun kumis kucing di Dusun Girang, Desa Wonokupang, Kecamatan Balongbendo. Kunjungan tersebut bermaksud melihat langsung proses produksi dan menilai potensi pengembangan produk herbal asal desa itu.

Pada kunjungan itu, Wakil Bupati menyaksikan proses pembuatan teh daun kumis kucing yang diproduksi oleh pelaku usaha lokal. Produk yang diperkenalkan adalah Herbaroso, milik Herwanto, yang menarik perhatian karena klaim khasiatnya yang tinggi. Mimik berharap produk ini dapat dikembangkan lebih luas untuk mendukung perekonomian lokal.
Kunjungan untuk melihat proses produksi
Dalam kegiatan kunjungan, Wakil Bupati melihat tahapan pengolahan daun kumis kucing menjadi teh siap kemas. Pemeriksaan proses tersebut mencakup pengolahan bahan baku hingga tahap pengemasan akhir. Kehadiran pimpinan daerah tersebut memberi kesempatan bagi pemilik usaha memperlihatkan langsung cara produksi dan praktik yang diterapkan di lokasi.
Herwanto sebagai pemilik produk Herbaroso menjelaskan alur produksi kepada rombongan. Meski tidak semua detail disampaikan ke publik, kunjungan ini memberi gambaran jelas mengenai usaha yang berjalan di Dusun Girang. Interaksi pembuat produk dan pemerintah daerah membuka ruang evaluasi agar produk lokal bisa lebih dikenal.
Keunggulan dan karakter produk
Produk yang dikembangkan merupakan teh berbahan daun kumis kucing, tanaman yang biasa dimanfaatkan sebagai bahan herbal. Herbaroso diposisikan sebagai produk lokal yang memanfaatkan bahan baku daerah setempat. Menurut pengamatan Wakil Bupati, produk ini memiliki khasiat yang tinggi sehingga layak mendapat perhatian lebih dalam pengembangannya.
Selain itu, pengemasan dan proses produksi menjadi indikator penting untuk meningkatkan daya saing produk di pasar yang lebih luas. Pengunjung menilai aspek kebersihan dan tata kelola usaha menjadi bagian yang perlu terus diperhatikan oleh pelaku UMKM agar produk dapat diterima konsumen secara lebih luas.
Harapan pengembangan UMKM lokal
Wakil Bupati Hj. Mimik Idayana menyampaikan harapan agar produk seperti Herbaroso mendapat kesempatan berkembang sehingga memberikan manfaat ekonomi bagi warga setempat. Harapan tersebut mencerminkan upaya pemerintah daerah untuk melihat potensi UMKM herbal sebagai salah satu penggerak perekonomian desa.
Bagi pelaku usaha, perhatian dari pimpinan daerah menjadi motivasi untuk memperbaiki kualitas produksi dan memperluas jangkauan pasar. Sementara bagi masyarakat setempat, pengembangan usaha herbal membuka peluang usaha baru dan potensi penyerapan tenaga kerja lokal.
Langkah ke depan
Meskipun kunjungan lebih menitikberatkan pada pemantauan proses dan penilaian potensi, langkah-langkah pengembangan berikutnya akan bergantung pada kapasitas produksi, kualitas produk, dan penerimaan pasar. Dukungan dari berbagai pihak diperlukan agar UMKM herbal dapat tumbuh berkelanjutan dan memberikan nilai tambah bagi komunitas di Dusun Girang.
Kunjungan Wakil Bupati ke lokasi produksi Herbaroso menjadi salah satu langkah awal untuk memperlihatkan kesiapan pelaku usaha lokal dalam mengolah bahan baku menjadi produk bernilai. Ke depan, perhatian terhadap aspek mutu, pemasaran, dan pembinaan menjadi kunci untuk mendorong pengembangan UMKM herbal di daerah tersebut.
