Gunung Bromo ditutup total setelah kebakaran hutan meluas di kawasan Taman Nasional Bromo Tengger Semeru (TNBTS). Penutupan ini berlaku untuk seluruh area masuk dan diberlakukan sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB sampai batas waktu yang belum ditetapkan.

Kebijakan penghentian kunjungan berdampak pada wisatawan yang telah memesan tiket kunjungan ke Gunung Bromo. Para pengunjung diberi opsi untuk mengajukan pengembalian dana (refund) atau penjadwalan ulang (reschedule) tiket sesuai kebijakan yang diberlakukan terkait kondisi darurat ini.
Area masuk yang ditutup
Penutupan mencakup seluruh pintu masuk menuju kawasan wisata, termasuk Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, dan Senduro. Penutupan di lima akses tersebut menandakan bahwa seluruh rute resmi menuju kawasan Gunung Bromo untuk sementara tidak dapat digunakan oleh pengunjung.
Akibat bagi wisatawan dan pemegang tiket
Wisatawan yang telah melakukan pemesanan tiket untuk mendaki atau berkunjung ke Gunung Bromo akan mengalami pembatalan kunjungan sampai kondisi dinyatakan aman kembali. Bagi pemegang tiket, tersedia mekanisme pengajuan refund atau penjadwalan ulang. Detail tata cara pengajuan dan syarat-syaratnya akan diberlakukan sesuai kebijakan yang berlaku untuk penanganan situasi ini.
Penutupan yang bersifat total serta tidak ditentukannya batas waktu pembukaan kembali menyebabkan ketidakpastian bagi rencana perjalanan jangka pendek. Pengunjung disarankan menunggu informasi lebih lanjut mengenai prosedur pengembalian dana atau pemindahan tanggal kunjungan.
Dampak lingkungan dan status kebakaran
Kebakaran hutan yang meluas di kawasan TNBTS menjadi alasan penutupan fasilitas wisata. Kondisi kebakaran tersebut mengakibatkan risiko keselamatan bagi pengunjung dan potensi gangguan layanan di dalam kawasan wisata. Sampai batas waktu yang diumumkan, akses ke area terdampak tetap ditutup untuk mengurangi risiko bagi masyarakat dan pengunjung.
Poin penting bagi calon pengunjung
- Penutupan efektif sejak Sabtu (8/8/2026) pukul 22.00 WIB dan berlaku sampai pemberitahuan lebih lanjut.
- Semua pintu masuk kawasan yang ditutup: Cemorolawang, Wonokitri, Jemplang, Coban Trisula, Senduro.
- Wisatawan dengan tiket yang sudah dibeli dapat mengajukan refund atau reschedule.
Situasi ini menimbulkan gangguan pada jadwal wisatawan dan layanan pariwisata di sekitar kawasan. Para pemegang tiket diimbau memantau informasi resmi mengenai prosedur pengajuan refund atau penjadwalan ulang sehingga hak mereka terkait pembelian tiket dapat diproses sesuai ketentuan.
Sampai saat ini, belum ada kepastian mengenai kapan kawasan akan dibuka kembali. Pengunjung yang berencana melakukan perjalanan ke wilayah TNBTS diharapkan menunda rencana hingga ada konfirmasi lebih lanjut dan kondisi dinyatakan aman untuk dikunjungi kembali.
